- Ya : alasanya adalah ............................................................................
- Tidak : alasannya adalah .................................................................
Selasa, 11 Oktober 2011
untuk kelas IPS silahka posting koment disini. untuk materi hubungan hasil KMB dengan berkelanjutannya konflik Ind-Bld
Apakah AS membantu dalam proses pengakuan kedaulatan RI oleh Belanda ?
Minggu, 09 Oktober 2011
PINJAMAN NASIONAL PADA MASA WAL KEMERDEKAAN (materi pertemuan ke V kelas XII IPS )
PINJAMAN NASIONAL PADA MASA AWAL KEMERDEKAAN
Pada awal kemerdekaaan kehidupan ekonomi bangsa Indonesia sangat memprihatinkan hal ini disebabkan karena :
Pada awal kemerdekaaan kehidupan ekonomi bangsa Indonesia sangat memprihatinkan hal ini disebabkan karena :
- Mewarisi sistem ekonomi Jepang
- Adanya inflasi yang disebabkan beredarnya uang Jepang yang tidak terkendali
- Kas negara kosong
- Tidak seimbangnya pemasukan dan pengeluaran negara.
- Blokade ekonomi oleh Belanda sebab perhitungan Belanda bahwa dengan senjata ekonomi akan dapat merobohkan RI.
perkembngan keragaman ideologi dan parpol dengan perubahan otoritas KNIP dan lembaga kepresidenan pada awal masa kemerdekaan. (materi pertemuan ke V kelas XII IPS )
Munculnya parpol dan keragaman ideologi di Indoneisia pada masa awal kemerdekaan
Setelah proklamasi kemerdekaan para pemimpin Indonesia berusaha membenahi tatatan kehidupan berbangsa
ketika pemerintah RI yang baru terbentuk merencanakan penetapan PNI sengai partai tunggal banyak reaksi keras bermunculan. Akibatnya adalah dikeluarkanya maklumat Wapres No 10 tgl 3 Nopember 1945 yang berisi pembentukan partai-partai politk.
Apa itu partai politik ?
Kamis, 22 September 2011
MENGUATNYA PERAN NEGARA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
MENGUATNYA PERAN NEGARA DALAM KEHIDUPAN MAYARAKAT
I. Kehidupan Masyarakat Indonesia Masa Pemerintahan Orde Baru
Kehidupan Masyarakat Indonesia Masa Pemerintahan Orde Baru
Orde baru lahir sebagai upaya untuk :
Rabu, 14 September 2011
dampak positif dan negatif industialisasi pada masa orde baru
Dampak industrialisasi pada masa orde baru
Sejarah
Industri berawal dari pekerjaan tukang atau juru. Sesudah matapencaharian hidup berpindah-pindah sebagai pemetik hasil bumi, pemburu dan nelayan di zaman purba, manusia tinggal menetap, membangun rumah dan mengolah tanah dengan bertani dan berkebun serta beternak. Kebutuhan mereka berkembang misalnya untuk mendapatkan alat pemetik hasil bumi, alat berburu, alat menangkap ikan, alat bertani, berkebun, alat untuk menambang sesuatu, bahkan alat untuk berperang serta alat-alat rumah tangga. Para tukang dan juru timbul sebagai sumber alat-alat dan barang-barang yang diperlukan itu. Dari situ mulailah berkembang kerajinan dan pertukangan yang menghasilkan barang-barang kebutuhan. Untuk menjadi pengrajin dan tukang yang baik diadakan pola pendidikan magang, dan untuk menjaga mutu hasil kerajinan dan pertukangan di Eropa dibentuk berbagai gilda (perhimpunan tukang dan juru sebagai cikal bakal berbagai asosiasi sekarang).
Senin, 15 Agustus 2011
pembantaian rawagede dalam agresi militer belanda I
Pembantaian Rawagede adalah peristiwa pembantaian penduduk Kampung Rawagede (sekarang terletak di Desa Balongsari, rawamerta, kerawang), di antara Karawang dan Bekasi, oleh tentara Belanda pada tanggal ( desember 1947) sewaktu melancarkan agresi militer pertama. Sejumlah 431 penduduk menjadi korban pembantaian ini.
kerajaan sriwijaya
Kerajaan Sriwijaya
Pengetahuan mengenai sejarah Sriwijaya baru lahir pada permulaan abad ke-20 M, ketika George Coedes menulis karangannya berjudul Le Royaume de Crivijaya pada tahun 1918 M. Sebenarnya, lima tahun sebelum itu, yaitu pada tahun 1913 M, Kern telah menerbitkan Prasasti Kota Kapur, sebuah prasasti peninggalan Sriwijaya yang ditemukan di Pulau Bangka. Namun, saat itu, Kern masih menganggap nama Sriwijaya yang tercantum pada prasasti tersebut sebagai nama seorang raja, karena Cri biasanya digunakan sebagai sebutan atau gelar raja.
Sumber Gambar: Klik Di Sini
1. Sejarah Pengetahuan mengenai sejarah Sriwijaya baru lahir pada permulaan abad ke-20 M, ketika George Coedes menulis karangannya berjudul Le Royaume de Crivijaya pada tahun 1918 M. Sebenarnya, lima tahun sebelum itu, yaitu pada tahun 1913 M, Kern telah menerbitkan Prasasti Kota Kapur, sebuah prasasti peninggalan Sriwijaya yang ditemukan di Pulau Bangka. Namun, saat itu, Kern masih menganggap nama Sriwijaya yang tercantum pada prasasti tersebut sebagai nama seorang raja, karena Cri biasanya digunakan sebagai sebutan atau gelar raja.
Langganan:
Postingan (Atom)